<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Mahtuah</title>
	<atom:link href="http://mahtuah.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mahtuah.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 31 May 2012 13:41:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='mahtuah.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Mahtuah</title>
		<link>http://mahtuah.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://mahtuah.wordpress.com/osd.xml" title="Mahtuah" />
	<atom:link rel='hub' href='http://mahtuah.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Ungkapan Paling Jujur</title>
		<link>http://mahtuah.wordpress.com/2011/01/29/ungkapan-paling-jujur/</link>
		<comments>http://mahtuah.wordpress.com/2011/01/29/ungkapan-paling-jujur/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Jan 2011 06:42:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mahyudin</dc:creator>
				<category><![CDATA[CORETAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mahtuah.wordpress.com/?p=182</guid>
		<description><![CDATA[Ungkapan atau kata hati adalah ungkapan yang paling tertinggi dan terindah dari manusia, bahasa hati adalah bahasa yang paling santun yang ada pada manusia, komunikasi hati adalah komunikasi yang paling baik dari diri kita semua karena kata hati adalah ungkapan yang paling jujur dari setiap manusia. Sebejad apapun seseorang namun ketika ia berbicara dengan hatinya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mahtuah.wordpress.com&#038;blog=9981827&#038;post=182&#038;subd=mahtuah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Ungkapan atau kata hati adalah ungkapan yang paling tertinggi dan terindah dari manusia, bahasa hati adalah bahasa yang paling santun yang ada pada manusia, komunikasi hati adalah komunikasi yang<span id="more-182"></span> paling baik dari diri kita semua karena kata hati adalah ungkapan yang paling jujur dari setiap manusia. Sebejad apapun seseorang namun ketika ia berbicara dengan hatinya maka akan terlihat sesuatu yang bernilai positif. Sebuah karya yang diciptakan dengan hati biasanya akan  beratus – ratus tahun lamanya, apakah itu karya sastra, karya cipta manusia, nasehat – nasehat dan lain sebagainya.<br />
Coba anda ingat – ingat kembali ketika anda masih duduk di bangku sekolah baik di tingkat SD, SMP, atau SMA anda mungkin akan mengingat satu pesan yang disampaikan oleh guru anda sendiri yang sampai hari ini anda terus – menerus mengingatnya dan membawanya kemanapun anda pergi. Tahukah anda kenapa hal itu bisa terjadi tiada lain dan tiada bukan karena guru anda itu, ketika itu menyampaikan pesan tersebut kepada anda dengan hati dan dia berharap anda mengimplementasikanya, serta berharap anda akan menjadi orang yang lebih baik dari dirinya.<br />
 Tak ada bahasa yang paling indah dari ungkapan seorang keturunan adam selain bahasa hati yang dikeluarkan melalui sederetan kalimat sehingga adanya interaksi dalam kehidupan manusia. Sebuah ungkapan yang di ungkapkan seseorang dengan bahasa yang dikontrol oleh hati dengan yang tidak, akan memiliki rasa dan warna yang berbeda dari kesan yang akan ditimbulkan walaupun mungkin intonasi bahasanya agak kasar tapi ketika ungkapan itu berasal dari hati maka akan berbeda dengan ungkapan yang bukan dengan hati kendati diungkapan dengan sehalus dan sesantun mungkin.<br />
Dalam kehidupan kita sehari – hari, kita banyak melakukan interaksi –interaksi dengan orang lain dan kadang menjalin hubungan pertemanan tapi terkadang pertemanan itu tidak bertahan lama karena masalah sepele, itu tidak lebih penyebabnya adalah awal persahabatan itu bukan dengan sentuhan hati tapi karena maksut – maksut lain yang jauh dari estetika kehidupan. Dalam dunia perpolitikan hati juga akan menjadi factor penting dari politikusnya baik dari daya tahan dan tingkat keharuman namanya di tengah masyarakat, politikus yang tidak menggunakan hati walaupun kekuasaanya bertahan lama tapi sadar dan tak disadarinya akan hancur lebur bak piring pecah dan dibuang ke tong sampah, dimana orang – orang hampir tak melirikan mata lagi padanya, sesekali akan hadir lirikan mata kehadapanya tapi lirikan itu adalah lirikan sinisme bak tanpa batas, tapi ketika politikus menggunakan hati dalam menjalankan politiknya maka dapat di ibaratkan seseorang yang sedang naik tangga tahta dengan senyuman, doa dan dukungan orang banyak, dan turun pun penuh haru dan kehangatan.<br />
Hati benar – benar memiliki peran yang sangat penting dalam hidup kehidupan manusia. Maka diakhir tulisan ini saya ingin katakan kepada anda semua, apapun pekerjaan anda, apapun pangkat dan jabatan anda ketika hati anda ikut nimbrung dalam pekerjaan anda maka akan menghasilkan kualitas yang sangat baik.<br />
-	Jika anda petani maka ikutsertakanlah hati anda dalam bertani<br />
-	Jika anda masih pelajar maka sekolahlah dengan mengikutsertakan hati anda dalam bersekolah<br />
-	Jika anda para aktivis maka beraktivislah dengan mengikutsertakan hati anda, sekali lagi kami ingatkan karena kata hati adalah kata yang paling jujur dari diri manusia sangat jauh berbeda dengan kata nafsu<br />
-	Jika anda politikus maka berpolitiklah dengan mengikutsertakan hati anda maka ketika anda melakukan itu rakyat ini tidak akan pernah kecewa dengan peran anda<br />
-	Jika anda seorang guru dan dosen maka mengajarlah dengan mengikutkansertakan hati anda dalam mengajar<br />
-	Jika anda……………………… atau siapa pun dan apa pun pekerjaan anda ikutkanlah hati anda dalam pekerjaan anda. Tanpa bosan kami ingatkan kembali kati hati adalah kata yang paling indah yang dimiliki manusia. Sebagai penutup dari tulisan ini yang kami maksut mengikut sertakan hati dalam pekerjaan adalah pekerjaan yang baik – baik tentunya. </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mahtuah.wordpress.com/182/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mahtuah.wordpress.com/182/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mahtuah.wordpress.com&#038;blog=9981827&#038;post=182&#038;subd=mahtuah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mahtuah.wordpress.com/2011/01/29/ungkapan-paling-jujur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/9569566a154b6dcd20bc660893bab8ab?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mahtuah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KEGIATAN PENELITIAN</title>
		<link>http://mahtuah.wordpress.com/2010/07/06/kegiatan-penelitian/</link>
		<comments>http://mahtuah.wordpress.com/2010/07/06/kegiatan-penelitian/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Jul 2010 14:22:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mahyudin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Makalah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mahtuah.wordpress.com/?p=179</guid>
		<description><![CDATA[A. Latarbelakang Apabila kita mendengar kata “penelitian” acapkali kita membayangkan kesibukan – kesibukan dilaboratorium, dengan tenaga ahli yang mengamati berbagai tabung yang berisi zat – zat yang dicampur Apa yang dibayangkan oleh orang – orang seperti yang telah disebutkan diatas itu ada betulnya, tetapi tidak seluruhnya betul. Orang – orang yang melakukan aktivitas penelitian dilaboratorium [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mahtuah.wordpress.com&#038;blog=9981827&#038;post=179&#038;subd=mahtuah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">A.	Latarbelakang<br />
Apabila kita mendengar kata “penelitian” acapkali kita membayangkan kesibukan – kesibukan dilaboratorium, dengan tenaga ahli yang mengamati berbagai tabung yang berisi zat – zat yang dicampur<span id="more-179"></span><br />
Apa yang dibayangkan oleh orang – orang seperti yang telah disebutkan diatas itu ada betulnya, tetapi tidak seluruhnya betul. Orang – orang yang melakukan aktivitas penelitian dilaboratorium memang sedang melakukan penelitian dalam bidang ilmu pengetahuan alam. Akan tetapi penelitian bukan hanya dapat dilakukan dalam bidang ilmu pengetahuan alam tetapi dapat dilakukan diseluruh bidang displin ilmu.<br />
Walaupun demikian, masih banyak orang – orang terpelajar yang beranggapan bahwa “penelitian” adalah tugas para ahli, professor dan doctor. Anggapan seperti ini sangat disayangkan hingga merembes ke mahasiswa. Sebelum adanya ekuivalen skripsi, mayoritas mahasiswa masih serius mempelajari metodologi penelitian karena akan menjadi bekal untuk mengadakan penelitian dalam rangka penulisan skripsi. Setelah diperbolehkan mengambil ekuivalen skripsi lalu beranggapan bahwa ilmu tentang penelitian tidak diperlukan lagi. Mereka belum menyadari bahwa siapapun boleh meneliti bahkan dengan tegas dikatakan bahwa sarjana harus dapat meneliti, karena dengan penelitianlah ilmu pengetahuan dapat dikembangkan.</p>
<p style="text-align:justify;">I.	Bagaimana Penelitian Dilakukan</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam melakukan penelitian ada beberapa langkah yang akan kita lalui menurut jenis – jenis cara penelitian dilakukan atau dengan kata lain ditinjau dari caranya:<br />
1.	Operation Research (Action Research)<br />
Operation Research adalah penelitian yang dilakukan oleh seseorang yang bekerja mengenai apa yang sedang ia laksanakan tanpa mengubah system pelaksanaanya. Antara Operation Research dan Action Research memiliki perbedaan. Operation research menunjuk pada kegiatan yang sedang berlangsung, yakni penelitian yang dilakukan bukan menciptakan yang baru semata tetapi menempel pada suatu kegiatan yang sedang berlangsung. Sedangkan Action Research artinya adalah tindakan dengan kata lain suatu tindakan yang dilakukan oleh peneliti secara terus – menerus (experiment continuous) kemudian dilihat plus minusnya dan diadakan pengubahan control sampai pada upaya maksimal dalam bentuk tindakan yang paling tepat.</p>
<p style="text-align:justify;">Contoh:<br />
Seorang guru ingin memperbaiki cara mengajarkan satu pelajaran. Ia menuliskan hasil penelitianya sambil terus mencoba lagi dengan cara lain. Apabila cara yang dicobanya membawa hasil yang lebih baik, maka guru tersebut merasa puas. Kemudian tahun berikutnya ia mungkin memantapkan cara tersebut, tetapi ada kemungkinan untuk mencoba cara lain lagi yang menurut pemikiranya akan membawa hasil yang lebih baik lagi</p>
<p style="text-align:justify;">2.	Experimen<br />
Experiment adalah suatu cara penelitian untuk mencari hubungan sebab akibat (hubungan kausal) antara dua factor yang sengaja ditimbulkan oleh peneliti dengna mengeliminasi factor – factor yang lain yang mengganggu. Experiment selalu dilakukan dengan maksud untuk melihat akibat dari suatu perlakuan.</p>
<p style="text-align:justify;">B.	Apa Yang Diteliti<br />
Untuk menjawab pertanyaan diatas berarti kita menjelaskan tentang objek penelitian. Misalnya ruang lingkup penelitian pendidikan adalah hal – hal apa saja yang berhubungan dengan pendidikan, baik yang terjadi disekolah, diluar sekolah maupun kaitanya antar keduanya. Sedangkan bagi dunia perusahaan misalnya maka penelitian yang dilakukan adalah perluasan pangsa pasar merupakan objek kajian atau penelitian yang sangat penting untuk diteliti demi mempertahankan pangsa pasar atau memperluas pangsa pasar.</p>
<p style="text-align:justify;">C.	Kesimpulan<br />
Dalam semua disiplin ilmu atau semua bidang apapun jenisnya memnbutuhkan penelitian untuk meningkat usaha – usaha yang dilakukan. Dengan cara, pertama meneliti apa yang terlaksana menurut kejadianya atau dengan sengaja menimbulkan kejadian tersebut (experiment). Penelitian experiment senantiasa dilakukan dengan menimbulkan gejala yang dilihat dari akibatnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Referensi<br />
Arikunto.suharsimi.Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik.Jakarta: Rineka Cipta, 2006</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mahtuah.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mahtuah.wordpress.com/179/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mahtuah.wordpress.com&#038;blog=9981827&#038;post=179&#038;subd=mahtuah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mahtuah.wordpress.com/2010/07/06/kegiatan-penelitian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/9569566a154b6dcd20bc660893bab8ab?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mahtuah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>FORMAT PROPOSAL PENELITIAN</title>
		<link>http://mahtuah.wordpress.com/2010/07/06/proposal-penelitian-2/</link>
		<comments>http://mahtuah.wordpress.com/2010/07/06/proposal-penelitian-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Jul 2010 11:09:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mahyudin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Makalah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mahtuah.wordpress.com/?p=171</guid>
		<description><![CDATA[Pengantar Sebelum melakukan sebuah penulisan karya ilmiah atau skripsi  ada beberepa hal yang harus dipersiapkan oleh penulis atau langkah -  langkah dalam membuat sebuah karya ilmiah  diantaranya adalah sebagai berikut: Pertama adalah penentuan topik yang harus benar – benar jelas kemudian dilanjutkan dengan perumusan masalah (research question) serta sejumlah sumber informasi yang akan menunjang sebuah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mahtuah.wordpress.com&#038;blog=9981827&#038;post=171&#038;subd=mahtuah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Pengantar</p>
<p style="text-align:justify;">Sebelum melakukan sebuah penulisan karya ilmiah atau skripsi  ada beberepa hal yang harus dipersiapkan oleh penulis atau langkah -  langkah dalam membuat sebuah karya ilmiah  diantaranya adalah sebagai berikut:<span id="more-171"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Pertama adalah penentuan topik yang harus benar – benar jelas kemudian dilanjutkan dengan perumusan masalah (research question) serta sejumlah sumber informasi yang akan menunjang sebuah penelitian.</p>
<p style="text-align:justify;">Berdasarkan ketiga hal diatas maka penyusunan sebuah proposal dapat dilakukan guna memberikan gambaran awal dari sebuah penelitian atau penulisan karya ilmiah yang akan dibuat.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><strong>Format Penulisan Proposal</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Proposal merupakan gambaran awal dari sebuah penelitian yang akan dilakukan oleh seseorang dalam melakukan penelitian (research) yang terdiri dari:</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Latarbelakang merupakan hal yang mendasari dilakukanya sebuah penelitian. Hal ini timbul dari situasi tertentu  yang menimbulkan beberapa pertanyaan sehingga  situasi tersebut menjadi menarik untuk dijadikan atau diangkat ke dalam sebuah penelitian.</li>
<li>Perumusan Masalah adalah salah satu element proposal yang berisi sebuah thesis statement atau pertanyaan – pertanyaan yang ditulis secara singkat dan jelas dalam bentuk pertanyaan atau pernyataan.</li>
<li>Batasan Masalah adalah hal – hal yang akan dibahas serta tidak melebar kepada hal – hal yang tidak penting atau tidak keluar dari topik yang akan dibahas. Seperti batasan data atau materi yang melingkupi penelitian.</li>
<li>Tujuan Penelitian adalah hal – hal  yang ditinjau dari beberapa aspek seperti aspek keilmuan dan aspek sudut pandang pengguna (manfaat dari sebuah penelitian)</li>
<li>Landasan Teori: adalah penjelasan secara singkat tentang teori – teori pendukung yang akan digunakan dalam melakukan penelitian</li>
<li>Rencana Tahapan Penelitian</li>
<li>Daftar pustaka: adalah sumber – sumber informasi yang digunakan dengan aturan sebagai berikut:</li>
<li>Bentuk buku yang diterbitkan terdiri atas nama pengarang, judul buku, Kota penerbit: Nama penerbit, Tahun Terbit Jeremy Harmer. <em>The Practice of Teaching English.</em> Third Edition.Pearson Education Limited 2001</li>
<li>Pustaka online: Nama Pengarang “judul artikel” nomor, bulan, tahun, halaman, nama database</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Contoh Proposal dapat anda lihat pada postingan sebelumnya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mahtuah.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mahtuah.wordpress.com/171/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mahtuah.wordpress.com&#038;blog=9981827&#038;post=171&#038;subd=mahtuah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mahtuah.wordpress.com/2010/07/06/proposal-penelitian-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/9569566a154b6dcd20bc660893bab8ab?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mahtuah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Proposal Penelitian</title>
		<link>http://mahtuah.wordpress.com/2010/07/04/proposal-penelitian/</link>
		<comments>http://mahtuah.wordpress.com/2010/07/04/proposal-penelitian/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Jul 2010 09:07:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mahyudin</dc:creator>
				<category><![CDATA[SKRIPSI DAN LAPORAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mahtuah.wordpress.com/?p=168</guid>
		<description><![CDATA[THE COMPARISON OF FORMAL AND NON FORMAL EDUCATION INSTITUTUION TOWARD STUDENT’S ACHIEVEMENT (A Case Study At SMA I Takengon and Prima English Courses) CHAPTER I 1.1. Background Of Study Improving the quality of Indonesian human resources can be achieved with a variety of business, one of them is through education. In this case, Education is [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mahtuah.wordpress.com&#038;blog=9981827&#038;post=168&#038;subd=mahtuah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;">THE COMPARISON OF FORMAL AND NON FORMAL EDUCATION INSTITUTUION TOWARD STUDENT’S ACHIEVEMENT<br />
(A Case Study At SMA I Takengon and Prima English Courses)</p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:left;">CHAPTER I</p>
<p style="text-align:left;">1.1.	Background Of Study</p>
<p style="text-align:justify;">Improving the quality of Indonesian human resources can be achieved with a variety of business, one of them is through education. In this case, Education is one that must be met order to progress and the creation of a human quality. The goal of national education is the life of the nation and achieve the Indonesia Human full, the man of faith and fear of God and the true noble character, have knowledge and skill, physical and spiritual health, personality and a solid sense of self and social responsibility.</p>
<p style="text-align:justify;">In education we know the term formal and non-formal education institutions. According to Nuril Huda “ Education may be classified into three categories. Formal education is the kind of teaching – learning activities handled in regular classes at the elementary, secondary and university level.<span id="more-168"></span> The teacher generally hold formal qualification and the learner are selected and placed in a class or a level of education under certain rules and regulation. In informal education the teacher and the learner have no formal qualification, and no regular instruction are given.<br />
Non formal education is intended for learner who are no longer served as the object of formal education.”<br />
The places course English or the other is one of the non-formal education institutions. A lot of students take education courses after they return from school. Education in the English language students who take the courses tend to have the capability of the English language better than who are not. Places of course have an important role in education. Or in other words, writer want to analyze the comparison the formal non formal institution in learning and teaching processing. And the   influence of students who take English courses to students&#8217; achievement itself. Could not be denied that the institutions in many human birth &#8211; men of good quality in terms of the ability to understand the material and ability in speaking English. According Sumarno and Edy Sukrisno has given describe about the system learning and teaching at the English Courses. That’s a lot of student take a course after the student return from the school. It is happened as demand, through the student’s has learn at school. 2. Are there the other different between the formal and non formal institution education, while the school has given the material of English but a lot of student’s can not mastery English language.  The Issue becomes why to day the formal institution or school can not place such a course. The issue what are significant different formal and non formal institution education in teaching and learning processing and the student’s who take courses and those are not  which is the focus for analyzing the writer. In this research writer  would like to know what the significant different about the system or processing learning and teaching in them. And toward student’s achievement.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://www.ziddu.com/download/10554089/THEINFLUENCEOFTAKINGENGLISHCOURSETOWARDSTUDENT.doc.html" target="_blank">Silahkan download Full Version disini</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mahtuah.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mahtuah.wordpress.com/168/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mahtuah.wordpress.com&#038;blog=9981827&#038;post=168&#038;subd=mahtuah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mahtuah.wordpress.com/2010/07/04/proposal-penelitian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/9569566a154b6dcd20bc660893bab8ab?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mahtuah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sejarah Singkat Radio Rime Raya Sebagai Radio Perjuangan RI</title>
		<link>http://mahtuah.wordpress.com/2010/07/03/sejarah-singkat-radio-rimba-raya-sebagai-radio-perjuangan-ri/</link>
		<comments>http://mahtuah.wordpress.com/2010/07/03/sejarah-singkat-radio-rimba-raya-sebagai-radio-perjuangan-ri/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Jul 2010 16:40:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mahyudin</dc:creator>
				<category><![CDATA[CORETAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mahtuah.wordpress.com/?p=142</guid>
		<description><![CDATA[Sejarah Singkat Pada tanggal 19 Desember 1948 Ibu Kota Yogyakarta diduduki belanda dan menawan Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Muhammad Hatta dan beberapa pemimpin tinggi lainya. Setelah itu tentara Belanda menyerang dan menguasai wilayah – wilayah Negara Republik Indonesia lainya sehingga wilayah yang dikuasai indonesia semakin ciut, kecuali Aceh. Ketika itu daerah Aceh adalah daerah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mahtuah.wordpress.com&#038;blog=9981827&#038;post=142&#038;subd=mahtuah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sejarah Singkat </strong><code>
<a href='http://mahtuah.wordpress.com/2010/07/03/sejarah-singkat-radio-rimba-raya-sebagai-radio-perjuangan-ri/dscn9807/' title='DSCN9807'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="146" data-orig-file="http://mahtuah.files.wordpress.com/2010/07/dscn9807.jpg" data-orig-size="1944,2592" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;8.2&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;E5200&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;-62169984000&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;23.4&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;400&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.00053248136315229&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="DSCN9807" data-image-description="&lt;p&gt;(Sekilas Tentang Perjalanan Radio (Rimba Raya)&lt;br /&gt;
Sejarah Singkat&lt;br /&gt;
Pada tanggal 19 Desember 1948 Ibu Kota Yogyakarta diduduki belanda dan menawan Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Muhammad Hatta dan beberapa pemimpin tinggi lainya. Setelah itu tentara Belanda menyerang dan menguasai wilayah – wilayah Negara Republik Indonesia lainya sehingga wilayah yang dikuasai indonesia semakin ciut, kecuali Aceh.&lt;br /&gt;
Ketika itu daerah Aceh adalah daerah yang tidak bisa di masuki para penjajah dan merupakan daerah yang menjadi tumpuan dan harapan pemimpin – pemimpin dan pejuang dari daerah lain. Di Banda Aceh ditempatkan para perwira inti dari semua angkatan untuk memperkuat barisan perjuangan di Aceh, bila daerah Yogyakarta diserang dan diduduki Belanda.&lt;br /&gt;
Pada tanggal 20 Desember 1948, sehari setelah pertempuaran besar – besaran berkecamuk dimana – mana, sebuah pemancar Radio dipindahkan dari Cot Gue Aceh Besar ke Bireuen dan tergesa – gesa disingkirkan ke suatu tempat di pegunungan Aceh tengah.&lt;br /&gt;
Menyadari betapa pentingya peranan sebuah pemancar Radio bagi mempertahankan perjuangan kemerdekaan Indonesia, baik untuk menyampaikan pesan – pesan kepada pejuang dan masyarakat umum untuk menangkis propaganda pihak penjajah agar semangat para pejuang  tidak melemah. Pada saat itu pula Komando Tentara Republik Indonesia Divisi Gajah I dibawah pimpinan Kolonel Husin Yusuf berkedudukan di Bireuen berhasil memasukan sebuah pemancar Radio merk Marcori dari Malaya. Pemancar tersebut adalah hasil seludupan dari seseorang yang bernama Mayor Jhon Lie, beliau adalah seorang penyeludup yang disebut – sebut sebagai “raja penyeludup Asia Tenggara”.  Dalam melakukan proses penyeludupan Mayor Jhon Lie menggunakan dua buah speedboad yang satu berisi berisi perangkat pemancar Radio sedang yang satu lagi berisi barang – barang kelontong dan makanan. Hal itu dilakukan untuk mengelabui musuh untuk menembus blokade dan mengelakan kemungkinan penggeledahan oleh pasukan patroli Belanda yang simpang siur di selat Malaka.&lt;br /&gt;
Ketika berada di tengah – tengah laut mereka berpapasan dengan pasukan patroli Belanda, speedboad yang bersisi barang – barang kelontong sengaja menancap gas seolah – olah ingin melarikan diri dari pasukan patroli Belanda ketika berpaspasan pasukan patroli Belanda menggeledah speedboard yang melarikan diri tersebut ternyata hanya berisi barang – barang kelontong, sementara speedboard yang berisi perangkat pemancar radio berhasil lolos merapat ke pesisir Tanjung Pura. Mereka bergegas mengangkat perangkat radio tersebut ke daratan kemudian dibawa kelangsa dan selanjutnya ke bireuen dengan selamat.&lt;br /&gt;
Pada awal agresi militer pertama yaitu tanggal 27 Juli 1947 pemancar radio rimba raya berhasil dibawa dengan menembus blokade penjajah Belanda yang dibawa oleh Kapten NIP Karim, komandan Batalyon B yang berkedudukan di tanjung pura langkat dari Singapura.&lt;br /&gt;
Atas inisiatif Komandan Devisi Gajah I  Kolonel Husin Yusuf meminta pemancar tersebut kepada Kapten NIP Karim untuk dibawa ke Bireuen guna keperluan perjuangan kemerdekaan Indonesia karena sumatera timur telah diduduki penjajah Belanda.&lt;br /&gt;
Pada mulanya pemancar radio itu dipasang di Krueng Simpo, sementara studionya dibawa ke kediaman Komandan devisi Kolonel Husin Yusuf di bireuen yang berjarak 20 KM dari Kreung Simpo. Dengan alasan keamanan beberapa bulan kemudian pemancar radio tersebut dipindahkan ke Kuta Raja ( Banda Aceh) untuk mempercepat pemberitaan – pemberitaan bagi perjuangan kemerdekaan Indonesia. Namun pemancar radio di Cot Gue tidak sempat berfungsi karena ketika dalam proses pemasanganya terjadi aksi militer Belanda kedua tepat pada tanggal 19 Desember 1948. kemudian Gubernur  Militer Aceh, Langkat dan Tanah Karo Tgk. Muhammad Daud Beureuh memerintahkan supaya pemancar radio itu dipindahkan dari Cot Gue ke salah satu tempat yang lebih aman dan strategis di dataran tinggi Gayo Aceh Tengah, untuk menghindari serangan Belanda baik dari laut, udara dan darat.&lt;br /&gt;
Pada tanggal 20 Desember 1984, pemancar diberangkatkan dengan sangat rahasia dari Cot Gue ke Aceh Tengah. Proses pengangkutan pemancar itu juga sangat sulit karena sering di intai oleh pesawat musuh yang menghambat proses pengangkutan.&lt;br /&gt;
Singkat cerita, setelah beberapa hari pemancar radio tersebut berada di takengon tetapi belum di pasang juga karena masih melihat situasi dan tempat yang  pas, pada awalnya sempat direncakan pembangunanya di Burni Bius namun gagal disebabkan pasukan pengintai Belanda sudah mengetahuinya. Selang beberapa hari kemudian W.Schult pergi kesuatu tempat yang belum diketahui yang berada dihutan lebat  (Rime Raya) disana dia bertemu dengan Letnan Satu Candra dan Sersan Nagris keduanya berkebangsaan India, Sersan Syamsuddin dan Abubakar berkebangsaan Pakistan serta Letnan Satu Abdulah berkebangsaan Inggris. Mereka adalah tentara Inggris yang bergabung dengan sekutu kemudian membantu perjuangan kemerdekaan Bangsa Indonesia. Tenaga mereka sangat diperlukan terutama dalam penyiaran berbahasa asing.&lt;br /&gt;
Mereka membuat gubuk dan membangun radio itu sesuai dengan keahlian masing – masing. Studio darurat itu dibangun diatas empat potong kayu besar sebagai penyangga di bawah pohon kayu yang tinggi dan rindang dimana disana di gantungkan antena type Y  dan Type T yang diikat pada sepotong bambu. Digubuk itu juga mereka memasang beberapa pesawat Radio penerima berita khusus dari telegrafie. Dengan menggunakan mesin diesel yang ada, radio tersebut dimanfaatkan mulai pukul 16.00 Wib – 18 Wib. Radio itu juga menggunakan beberapa bahasa dalam proses pelaksanaa penyiaran diantaranya adalah Bahasa Indonesia, Inggris, Belanda, Arab, Cina Urdu India dan Pakistan Madras. Sementara disiang hari pelaksanaan penyiaran tidak dapat dilaksanakan karena kondisi keamanan yang tidak mengizinkan.&lt;br /&gt;
Adapun para pejuang yang melaksanakan kegiatan penyiaran dan kegiatan lainya  adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;
1.	Kolonel  Husin Yusuf sebagai Pimpinan TPRR dan Pemancar Radio&lt;br /&gt;
2.	Teknik Pemancar Radio, Abdulah&lt;br /&gt;
3.	Teknik Listrik oleh Darwis dan M. Saleh&lt;br /&gt;
4.	Protokol penyiaran oleh Idris&lt;br /&gt;
5.	Penyiaran dalam bahasa Indonesia Letnan Muda TRI Suryadi&lt;br /&gt;
6.	Penyiaran dalam bahasa Inggris oleh Abdullah ( pelarian tentara sekutu dari Medan)&lt;br /&gt;
7.	Penyiaran dalam bahasa Madras oleh Abubakar (pelarian tentara sekutu dari Medan)&lt;br /&gt;
8.	penyiaran dalam bahasa Tionghoa oleh Wong Fie dari Bireuen &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kondisi Tugu Sekarang&lt;br /&gt;
Monumen tugu rimba raya sebagai sebuah situs sejarah adalah salah satu monumen yang dibangun untuk mengenang dimana Radio Rimba Raya mengumandangkan tentang kemerdekaan Republik Indonesia. Tugu ini berlokasi di desa Rime Raya Kecamatan Pintu Rime Gayo Kabupaten Bener Meriah. Menurut literature – literatur yang pernah ada dan dari saksi hidup tentang tugu rimba raya ini. Dari sinilah di kumandangkan tentang kemerdekaan bangsa Indonesia keseluruh penjuru dunia dengan menggunakan berbagai bahasa. Sehingga bangsa lain didunia mengetahui kondisi dan perkembangan Indonesia pada saat itu.&lt;br /&gt;
 Sebagai sebuah monumen yang bersejerah dan sangat berarti bag kemerdekaan Indonesia  adalah sesuatu yang layak dan tidak berlebihan kiranya apabila mendapat perhatian dari berbagai komponen baik masyarakat maupun pemerintah di semua tingkatan.  Dilihat dari kondisi fisik atau sarana dan prasarana tugu rimba raya masih kategorikan  kurang memadai serta dari segi perawatan yang hanya seadanya. Jalan menuju tugu yang hanya berjarak ± 300 meter dari Jalan provinsi kondisinya sangat memprihatinkan seolah – olah terkesan hanya sebagai jalan desa biasa tanpa ada kesan menuju ketempat yang bersejarah. Bahkan dimalam hari jalan menuju ke tugu tidak memiliki penerangan dan komplek – komplek tugu juga tidak memiliki penerangan (Listrik), sedikit ekstrim bisa dikatakan tugu radio rimba raya adalah situs sejarah yang terlupakan di republik ini.&lt;br /&gt;
Melihat komplek tugu mulai dari taman, pagar dan fasilitas – fasilitas lainya juga tidak terawat dengan baik. Kondisi tugu radio rimba raya hari ini benar – benar sangat memprihatinkan dan benar – benar membutuhkan perhatian khsusus dari semua element terutama pemerintah daerah maupun pusat.&lt;br /&gt;
Dari segi publikasi mengenai tugu rimba raya juga masih sangat kurang, hal ini dapat di buktikan dari pengalaman dan study dilapangan  banyak para pelajar dan  mahasiswa yang satu wilayah kabupaten dengan tugu rimba raya, tidak mengetahui tentang keberadaan tugu apalagi mengenai sejarahnya adalah sesuatu yang sangat jauh dari mereka kecuali hanya sedikit.  Apalagi pelajar – pelajar dan mahasiswa dari daerah lain, padahal hal ini sangat penting untuk diketahui oleh generasi muda agar kelak para generasi negeri ini tidak melupakan tentang sejarahnya sendiri. &lt;/p&gt;
" data-medium-file="http://mahtuah.files.wordpress.com/2010/07/dscn9807.jpg?w=225" data-large-file="http://mahtuah.files.wordpress.com/2010/07/dscn9807.jpg?w=351" width="112" height="150" src="http://mahtuah.files.wordpress.com/2010/07/dscn9807.jpg?w=112&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="Tugu Radio Rimba Raya" /></a>
<a href='http://mahtuah.wordpress.com/2010/07/03/sejarah-singkat-radio-rimba-raya-sebagai-radio-perjuangan-ri/dscn9984/' title='DSCN9984'><img data-liked='0' data-reblogged='0' data-attachment-id="147" data-orig-file="http://mahtuah.files.wordpress.com/2010/07/dscn9984.jpg" data-orig-size="448,336" data-comments-opened="1" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;4.9&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;E5200&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;-62169984000&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;23.4&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;64&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0.026315789473684&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;}" data-image-title="DSCN9984" data-image-description="" data-medium-file="http://mahtuah.files.wordpress.com/2010/07/dscn9984.jpg?w=300" data-large-file="http://mahtuah.files.wordpress.com/2010/07/dscn9984.jpg?w=448" width="150" height="112" src="http://mahtuah.files.wordpress.com/2010/07/dscn9984.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="DSCN9984" /></a>
</p>
<p style="text-align:justify;">Pada tanggal 19 Desember 1948 Ibu Kota Yogyakarta diduduki belanda dan menawan Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Muhammad Hatta dan beberapa pemimpin tinggi lainya. Setelah itu tentara Belanda menyerang dan menguasai wilayah – wilayah Negara Republik Indonesia lainya sehingga wilayah yang dikuasai indonesia semakin ciut, kecuali Aceh.</p>
<p><span id="more-142"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Ketika itu daerah Aceh adalah daerah yang tidak bisa di masuki para penjajah dan merupakan daerah yang menjadi tumpuan dan harapan pemimpin – pemimpin dan pejuang dari daerah lain. Di Banda Aceh ditempatkan para perwira inti dari semua angkatan untuk memperkuat barisan perjuangan di Aceh, bila daerah Yogyakarta diserang dan diduduki Belanda.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada tanggal 20 Desember 1948, sehari setelah pertempuaran besar – besaran berkecamuk dimana – mana, sebuah pemancar Radio dipindahkan dari Cot Gue Aceh Besar ke Bireuen dan tergesa – gesa disingkirkan ke suatu tempat di pegunungan Aceh tengah.</p>
<p style="text-align:justify;">Menyadari betapa pentingya peranan sebuah pemancar Radio bagi mempertahankan perjuangan kemerdekaan Indonesia, baik untuk menyampaikan pesan – pesan kepada pejuang dan masyarakat umum untuk menangkis propaganda pihak penjajah agar semangat para pejuang  tidak melemah. Pada saat itu pula Komando Tentara Republik Indonesia Divisi Gajah I dibawah pimpinan Kolonel Husin Yusuf berkedudukan di Bireuen berhasil memasukan sebuah pemancar Radio merk Marcori dari Malaya. Pemancar tersebut adalah hasil seludupan dari seseorang yang bernama Mayor Jhon Lie, beliau adalah seorang penyeludup yang disebut – sebut sebagai “raja penyeludup Asia Tenggara”.  Dalam melakukan proses penyeludupan Mayor Jhon Lie menggunakan dua buah speedboad yang satu berisi berisi perangkat pemancar Radio sedang yang satu lagi berisi barang – barang kelontong dan makanan. Hal itu dilakukan untuk mengelabui musuh untuk menembus blokade dan mengelakan kemungkinan penggeledahan oleh pasukan patroli Belanda yang simpang siur di selat Malaka.</p>
<p style="text-align:justify;">Ketika berada di tengah – tengah laut mereka berpapasan dengan pasukan patroli Belanda, speedboad yang bersisi barang – barang kelontong sengaja menancap gas seolah – olah ingin melarikan diri dari pasukan patroli Belanda ketika berpaspasan pasukan patroli Belanda menggeledah speedboard yang melarikan diri tersebut ternyata hanya berisi barang – barang kelontong, sementara speedboard yang berisi perangkat pemancar radio berhasil lolos merapat ke pesisir Tanjung Pura. Mereka bergegas mengangkat perangkat radio tersebut ke daratan kemudian dibawa kelangsa dan selanjutnya ke bireuen dengan selamat.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada awal agresi militer pertama yaitu tanggal 27 Juli 1947 pemancar radio rimba raya berhasil dibawa dengan menembus blokade penjajah Belanda yang dibawa oleh Kapten NIP Karim, komandan Batalyon B yang berkedudukan di tanjung pura langkat dari Singapura.</p>
<p style="text-align:justify;">Atas inisiatif Komandan Devisi Gajah I  Kolonel Husin Yusuf meminta pemancar tersebut kepada Kapten NIP Karim untuk dibawa ke Bireuen guna keperluan perjuangan kemerdekaan Indonesia karena sumatera timur telah diduduki penjajah Belanda.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada mulanya pemancar radio itu dipasang di Krueng Simpo, sementara studionya dibawa ke kediaman Komandan devisi Kolonel Husin Yusuf di bireuen yang berjarak 20 KM dari Kreung Simpo. Dengan alasan keamanan beberapa bulan kemudian pemancar radio tersebut dipindahkan ke Kuta Raja ( Banda Aceh) untuk mempercepat pemberitaan – pemberitaan bagi perjuangan kemerdekaan Indonesia. Namun pemancar radio di Cot Gue tidak sempat berfungsi karena ketika dalam proses pemasanganya terjadi aksi militer Belanda kedua tepat pada tanggal 19 Desember 1948. kemudian Gubernur  Militer Aceh, Langkat dan Tanah Karo Tgk. Muhammad Daud Beureuh memerintahkan supaya pemancar radio itu dipindahkan dari Cot Gue ke salah satu tempat yang lebih aman dan strategis di dataran tinggi Gayo Aceh Tengah, untuk menghindari serangan Belanda baik dari laut, udara dan darat.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada tanggal 20 Desember 1984, pemancar diberangkatkan dengan sangat rahasia dari Cot Gue ke Aceh Tengah. Proses pengangkutan pemancar itu juga sangat sulit karena sering di intai oleh pesawat musuh yang menghambat proses pengangkutan.</p>
<p style="text-align:justify;">Singkat cerita, setelah beberapa hari pemancar radio tersebut berada di takengon tetapi belum di pasang juga karena masih melihat situasi dan tempat yang  pas, pada awalnya sempat direncakan pembangunanya di Burni Bius namun gagal disebabkan pasukan pengintai Belanda sudah mengetahuinya. Selang beberapa hari kemudian W.Schult pergi kesuatu tempat yang belum diketahui yang berada dihutan lebat  (Rime Raya) disana dia bertemu dengan Letnan Satu Candra dan Sersan Nagris keduanya berkebangsaan India, Sersan Syamsuddin dan Abubakar berkebangsaan Pakistan serta Letnan Satu Abdulah berkebangsaan Inggris. Mereka adalah tentara Inggris yang bergabung dengan sekutu kemudian membantu perjuangan kemerdekaan Bangsa Indonesia. Tenaga mereka sangat diperlukan terutama dalam penyiaran berbahasa asing.</p>
<p style="text-align:justify;">Mereka membuat gubuk dan membangun radio itu sesuai dengan keahlian masing – masing. Studio darurat itu dibangun diatas empat potong kayu besar sebagai penyangga di bawah pohon kayu yang tinggi dan rindang dimana disana di gantungkan antena type Y  dan Type T yang diikat pada sepotong bambu. Digubuk itu juga mereka memasang beberapa pesawat Radio penerima berita khusus dari telegrafie. Dengan menggunakan mesin diesel yang ada, radio tersebut dimanfaatkan mulai pukul 16.00 Wib – 18 Wib. Radio itu juga menggunakan beberapa bahasa dalam proses pelaksanaa penyiaran diantaranya adalah Bahasa Indonesia, Inggris, Belanda, Arab, Cina Urdu India dan Pakistan Madras. Sementara disiang hari pelaksanaan penyiaran tidak dapat dilaksanakan karena kondisi keamanan yang tidak mengizinkan.</p>
<p style="text-align:justify;">Adapun para pejuang yang melaksanakan kegiatan penyiaran dan kegiatan lainya  adalah sebagai berikut:</p>
<ol style="text-align:left;">
<li>Kolonel  Husin Yusuf sebagai Pimpinan TPRR dan Pemancar Radio</li>
<li>Teknik Pemancar Radio, Abdulah</li>
<li>Teknik Listrik oleh Darwis dan M. Saleh</li>
<li>Protokol penyiaran oleh Idris</li>
<li>Penyiaran dalam bahasa Indonesia Letnan Muda TRI Suryadi</li>
<li>Penyiaran dalam bahasa Inggris oleh Abdullah ( pelarian tentara sekutu dari Medan)</li>
<li>Penyiaran dalam bahasa Madras oleh Abubakar (pelarian tentara sekutu dari Medan)</li>
<li>penyiaran dalam bahasa Tionghoa oleh Wong Fie dari Bireuen</li>
</ol>
<p style="text-align:left;"><strong>Kondisi Tugu Sekarang </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Monumen tugu rimba raya sebagai sebuah situs sejarah adalah salah satu monumen yang dibangun untuk mengenang dimana Radio Rimba Raya mengumandangkan tentang kemerdekaan Republik Indonesia. Tugu ini berlokasi di desa Rime Raya Kecamatan Pintu Rime Gayo Kabupaten Bener Meriah. Menurut literature – literatur yang pernah ada dan dari saksi hidup tentang tugu rimba raya ini. Dari sinilah di kumandangkan tentang kemerdekaan bangsa Indonesia keseluruh penjuru dunia dengan menggunakan berbagai bahasa. Sehingga bangsa lain didunia mengetahui kondisi dan perkembangan Indonesia pada saat itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagai sebuah monumen yang bersejerah dan sangat berarti bag kemerdekaan Indonesia  adalah sesuatu yang layak dan tidak berlebihan kiranya apabila mendapat perhatian dari berbagai komponen baik masyarakat maupun pemerintah di semua tingkatan.  Dilihat dari kondisi fisik atau sarana dan prasarana tugu rimba raya masih kategorikan  kurang memadai serta dari segi perawatan yang hanya seadanya. Jalan menuju tugu yang hanya berjarak ± 300 meter dari Jalan provinsi kondisinya sangat memprihatinkan seolah – olah terkesan hanya sebagai jalan desa biasa tanpa ada kesan menuju ketempat yang bersejarah. Bahkan dimalam hari jalan menuju ke tugu tidak memiliki penerangan dan komplek – komplek tugu juga tidak memiliki penerangan (Listrik), sedikit ekstrim bisa dikatakan tugu radio rimba raya adalah situs sejarah yang terlupakan di republik ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Melihat komplek tugu mulai dari taman, pagar dan fasilitas – fasilitas lainya juga tidak terawat dengan baik. Kondisi tugu radio rimba raya hari ini benar – benar sangat memprihatinkan dan benar – benar membutuhkan perhatian khsusus dari semua element terutama pemerintah daerah maupun pusat.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari segi publikasi mengenai tugu rimba raya juga masih sangat kurang, hal ini dapat di buktikan dari pengalaman dan study dilapangan  banyak para pelajar dan  mahasiswa yang satu wilayah kabupaten dengan tugu rimba raya, tidak mengetahui tentang keberadaan tugu apalagi mengenai sejarahnya adalah sesuatu yang sangat jauh dari mereka kecuali hanya sedikit.  Apalagi pelajar – pelajar dan mahasiswa dari daerah lain, padahal hal ini sangat penting untuk diketahui oleh generasi muda agar kelak para generasi negeri ini tidak melupakan tentang sejarahnya sendiri.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mahtuah.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mahtuah.wordpress.com/142/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mahtuah.wordpress.com&#038;blog=9981827&#038;post=142&#038;subd=mahtuah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mahtuah.wordpress.com/2010/07/03/sejarah-singkat-radio-rimba-raya-sebagai-radio-perjuangan-ri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/9569566a154b6dcd20bc660893bab8ab?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mahtuah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mahtuah.files.wordpress.com/2010/07/dscn9984.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">DSCN9984</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Laporan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM)</title>
		<link>http://mahtuah.wordpress.com/2010/07/03/laporan-kuliah-pengabdian-masyarakat-kpm/</link>
		<comments>http://mahtuah.wordpress.com/2010/07/03/laporan-kuliah-pengabdian-masyarakat-kpm/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Jul 2010 16:19:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mahyudin</dc:creator>
				<category><![CDATA[SKRIPSI DAN LAPORAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mahtuah.wordpress.com/?p=136</guid>
		<description><![CDATA[KATA PENGANTAR Dengan meyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Penyayang serta ucapan syukur khusus kepada-Nya, satu – satunya zat yang berhak dipuji. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Muhammad Saw hamba dan rasul-Nya, serta sahabat dan pengikut-Nya yang setia. “ Mahasuci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mahtuah.wordpress.com&#038;blog=9981827&#038;post=136&#038;subd=mahtuah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong>KATA PENGANTAR</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Dengan meyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Penyayang serta ucapan syukur khusus kepada-Nya, satu – satunya zat yang berhak dipuji. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Muhammad Saw hamba dan rasul-Nya, serta sahabat dan pengikut-Nya yang setia.</p>
<p><span id="more-136"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em>“ Mahasuci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui Lagi Mahabijaksana”</em></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em>(QS: Al-baqarah, 2: 32)</em></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em> </em></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Laporan ini disajikan kepada para pembaca untuk mengetahui sekilas tentang kegiatan yang telah dilakasnakan oleh mahasiswa/i KPM, yang pelaksanaanya kurang lebih selama dua bulan penuh. Penulisan laporan ini juga merupakan serangkain kegiatan akhir para mahasiswa/i peserta Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM). Hal ini bersifat mutlak bagi setiap mahasiswa yang telah melaksanakan kegiatan praktek Kuliah Pengabdian pada Masyarakat, dan merupakan bagian dari mata kuliah yang dibebankan kepada setiap mahasiswa.</p>
<p style="text-align:justify;">Penulisan laporan (daily report activity) ini juga bukan sekedar sebagai sebuah tugas tetapi sebagaimana yang telah disebutkan sebelumnya bahwa hal ini dilakukan untuk mengetahui kegiatan mahasiswa/i KPM sebagai abdi Negara dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuanya di tengah masyarakat menurut specifikasinya masing – masing atau keahlian/skill lain yang dimiliki oleh peserta KPM, sehingga diharapkan kualitas dan tingkat kedewasaan mahasiswa/i KPM kedepanya akan lebih menjamin dan berkualitas serta bermanfaat bagi dirinya sendiri dan lingkungan sekitarnya. Serta diharapkan mampu menghadapi tantangan global yang menuntut setiap insan lebih kreatif untuk mengembangkan pengetahuanya sendiri dibidangnya masing &#8211; masing.</p>
<p style="text-align:justify;">Adapun kegiatan para Mahasiswa/i peserta KPM selama melaksanakan kegiatan Kuliah Pengabdian  Masyarakat akan didiskripsikan dalam bentuk laporan harian (daily report activity) yang terdiri dari kegiatan utama dan kegiatan harian dan data – data lainya menyangkut Desa Rime Raya Kecamatan Pintu Rime Gayo Kabupaten Bener Meriah. Informasi dan data – data yang tersedia dalam laporan ini kiranya dapat memberi informasi kepada pihak – pihak yang membutuhkan tetang gambaran umum Desa Rime Raya Kecamatan Pintu Rime Gayo Kabupaten Bener Meriah.</p>
<p style="text-align:justify;">Penulis sangat menyadari bahwa dalam pelaksanaan penulisan laporan ini tidak terwujud tanpa ada bimbingan dan motivasi dari berbagai pihak. Oleh karena itu penulis mengucapakan ribuan terimakasih kepada Bapak Drs. Al Misry, MA selaku supervisor dan Muklis selaku kepala kampung Rime Raya Kecamatan Pintu Rime Gayo yang telah banyak menyisihkan waktu untuk membimbing penulis baik secara langsung maupun tidak langsung sehingga penulis dapat meneyelesaikan penulisan laporan ini.</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">ebaik &#8211; baiknyapat meneyelesaikan penulisan laporan ini, aktu membimbing penulis baik secara langsung maupun tidak langsung sehTerima kasih penulis ucapkan kepeda para Dosen yang telah memberikan kesempatan kepada penulis dengan berbagai ilmu pengetahuan, sehingga penulis mampu melaksanakan setiap tugas yang dibebankan kepada penulis selama kegiatan Kuliah Pengabdian Masyarakat berlangsung sampai dengan selesai.</p>
<p style="text-align:justify;">Penulis sangat menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu penulis selalu terbuka kepada semua pihak untuk mendiskusikan atau memberi saran – saran dan kritikan yang bersifat konstruktif agar isi dari laporan ini lebih bermanfaat terutama untuk penulis sendiri dan para pembaca serta generasi selanjutnya.</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">Hormat Kami,</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">Penulis</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:left;"><strong>Daftar Isi </strong></p>
<p style="text-align:left;">Lembar pengesahan</p>
<p style="text-align:left;">Kata pengantar</p>
<p style="text-align:left;">Daftar isi</p>
<p style="text-align:left;">BAB I  Pendahuluan</p>
<ol style="text-align:left;">
<li>Latar belakang</li>
<li>Tujuan</li>
<li>Metode</li>
</ol>
<p style="text-align:left;">BAB II gambaran Lokasi KPM</p>
<ol style="text-align:left;">
<li>Letak geografis lokasi KPM</li>
<li>Sarana dan prasarana  yang tersedia</li>
<li>Penduduk</li>
<li>Tugu Radio Rimba Raya</li>
</ol>
<p style="text-align:left;">BAB III  kegiatan – kegiatan</p>
<ol style="text-align:left;">
<li>Bidang Kegiatan Utama</li>
<li>Bidang kegaitan Pendukung</li>
</ol>
<p style="text-align:left;">BAB IV interprestasi</p>
<ol style="text-align:left;">
<li>Bidang Kegiatan Utama</li>
<li>Bidang Kegatian pendukung</li>
</ol>
<p style="text-align:left;">BAB V penutup</p>
<ol style="text-align:left;">
<li>Kesimpulan</li>
<li>Saran – saran</li>
</ol>
<p style="text-align:left;">Lampiran – lampiran</p>
<p style="text-align:left;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:left;"><a title="Laporan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM)" href="http://www.ziddu.com/download/10546799/LaporanKPM.doc.html" target="_blank">Jika Anda Membutuhkan Laporan Secara Utuh. Silakan download disini</a></p>
<p style="text-align:left;">&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mahtuah.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mahtuah.wordpress.com/136/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mahtuah.wordpress.com&#038;blog=9981827&#038;post=136&#038;subd=mahtuah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mahtuah.wordpress.com/2010/07/03/laporan-kuliah-pengabdian-masyarakat-kpm/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/9569566a154b6dcd20bc660893bab8ab?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mahtuah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Laporan Hasil Praktek Pengalaman Lapangan (PPL)</title>
		<link>http://mahtuah.wordpress.com/2010/07/03/laporan-hasil-praktek-pengalaman-lapangan-ppl/</link>
		<comments>http://mahtuah.wordpress.com/2010/07/03/laporan-hasil-praktek-pengalaman-lapangan-ppl/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Jul 2010 14:36:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mahyudin</dc:creator>
				<category><![CDATA[SKRIPSI DAN LAPORAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mahtuah.wordpress.com/?p=129</guid>
		<description><![CDATA[BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Dalam sejarah umat manusia, hampir tidak satu kelompok manusia yang tidak menggunakan pendidikan sebagai alat pembudayaan dan peningkatan kualitasnya. Pendidikan dibutuhkan untuk menyiapkan anak manusia demi menunjang peranya di masa yang akan datang. Upaya pendidikan yang dilakukan oleh suatu bangsa memiliki yang hubungan yang signifikan dengan rekayasa bangsa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mahtuah.wordpress.com&#038;blog=9981827&#038;post=129&#038;subd=mahtuah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong>BAB I<br />
PENDAHULUAN </strong></p>
<p><strong>A.	Latar Belakang Masalah</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Dalam sejarah umat manusia, hampir tidak satu kelompok manusia yang tidak menggunakan pendidikan sebagai alat pembudayaan dan peningkatan kualitasnya. Pendidikan dibutuhkan untuk menyiapkan anak manusia demi menunjang peranya di masa yang akan datang. Upaya pendidikan yang dilakukan oleh suatu bangsa memiliki yang hubungan yang signifikan dengan rekayasa bangsa tersebut dimasa yang akan datang. Dengan demikian, pendidikan merupakan sarana terbaik untuk menciptakan suatu generasi baru yang tidak kehilangan ikatan dengan tradisi mereka sendiri tapi juga tidak menjadi bodoh secara intelektual.<span id="more-129"></span><a href="http://www.ziddu.com/download/10545208/LaporanPPL.doc.html"></a><br />
Pendidikan merupakan proses budaya untuk meningkatkan harkat dan martabat manusia yang berlangsung sepanjang hayat. Pendidikan selalu berkembang dan selalu dihadapkan pada perubahan zaman. Untuk itu mau tidak mau pendidikan harus didesain mengikuti irama perubahan tersebut. Pendidikan juga merupakan suatu proses yang panjang, berkala dan terprogram dimana pelaksanaanya dilakukan secara priodik serta berkesinambungan yang tujuanya adalah untuk mendapatkan berbagai ilmu pengetahuan, skill serta kompetensi untuk mengikuti laju perkembangan zaman sebagai alat untuk membekali diri bagi setiap orang dalam menajalankan hidup dan kehidupan.<br />
Sebagaimana yang telah disinggung sebelumnya bahwa suatu bangsa memiliki rekayasa tujuan pendidikan yang berbeda antara bangsa yang satu dengan lainya. Begitu juga dengan bangsa Indonesia, dimana pendidikan didasarkan pada Pancasila dan Undang – Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UU Sisdiknas No. 20 Tahun 2003  pasal 2) serta UU Sisdiknas No. 20 Tahun 2003 pasal 3 yang menyebutkan “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.”<br />
Perguruan Tinggi merupakan salah satu lembaga yang mengelola sumber daya manusia yang diharapakan menghasilkan lulusan yang berkualiatas baik dari segi afektive, kognitif dan psikomotorik sesuai dengan tuntutan perubahan zaman dan masyarakat yang pada akhirnya para lulusan perguruan tinggi diharapkan dapat memberikan kontrribusi kepada pembangunan bangsa dan Negara. Tinggi rendahnya pendidikan suatu  bangsa memiliki hubungan yang kuat antara tingkat perkembangan bangsa tersebut. Salah satu indikatornya adalah laju perkembangan ekonomi, social budaya bangsa tersebut. Hal ini sesuai dengan apa yang telah disampaikan oleh Sudarman (2004:I) “Pendidikan Tinggi adalah pendidikan orang – orang dewasa yang bertujuan untuk membentuk sikap intelektual serta menyiapkan tenaga – tenaga terampil, mandiri dan professional. Baik untuk memenuhi permintaan pasar tenaga kerja maupun untuk pengembangan ilmu, tekhnologi seni dan pengetahuan tertentu. Di Perguruan Tinggi  akan di gembleng, dididik, dibina sebagai calon professional, tekhnokrat, ilmuan, cendikiawan yang siap melangsungkan pembangunan dimasa yang akan datang.”<br />
Melihat dari tujuan Pendidikan Tinggi tersebut diatas, maka kepada lembaga pendidikan Tinggi di seluruh Indonesia diberi kebebasan untuk mengatur system pendidikanya. Hal ini sesuai dengan UU Sisdiknas No.20 Tahun 2003 Pasal 24 (Ayat I) Dalam penyelenggaraan pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, pada perguruan tinggi berlaku kebebasan akademik dan kebebasan mimbar akademik serta otonomi keilmuan. (Ayat 2) Perguruan Tinggi memiliki otonomi untuk mengelola sendiri lembaganya sebagai pusat penyelenggaraan pendidikan tinggi, penelitian ilmiah dan pengabdian masyarakat diatas.<br />
Berdasarkan penjelasan – penjelasan diatas maka Sekolah Tinggi Agama Islam Gajah Putih Takengon, sebagai salah satu lembaga pendidikan tinggi di Indonesia juga melakukan berbagai usaha yang dapat meningkatkan kualitas alumninya sehingga bisa menjadi tenaga professional dibidangya masing – masing. Salah satu upaya tersebut adalah Pelaksanaan praktek pengalaman lapangan (PPL) dimana program ini merupakan bagian dari mata kuliah yang dibebankan kepada seluruh mahasiswa/I  STAI Gajah Putih Takengon pada umumnya dan fakultas tarbiyah/keguruan pada khususnya. Hal ini dilakukan agar setiap mahasiswa/I yang mengambil jurusan pendidikan lebih mengenal secara dekat bagaimana proses penyelenggaraan pendidikan di adakan sehingga kelak ketika menjadi seorang guru benar – benar siap untuk diterjunkan ke tengah – tengah masyarakat dan  memiliki kepribadian sebagaimana layaknya seorang guru dan tentunya tidak bertentangan dengan perundang – ungan yang berlaku serta kode etik guru.<br />
Secara umum tujuan utama yang ingin dicapai dalam pelaksanaan program PPL ini adalah untuk melatih dan menyiapkan para mahasiswa menjadi  tenaga yang handal, trampil, mandiri serta berkepribadian yang luhur.  PPL juga merupakan cikal bakal bagi seluruh mahasiswa dalam mentransfer pengetahuanya kepada orang lain di masa yang akan datang khususnya dibidang pendidikan, dimana sebelumnya telah mendapatkan sejumlah pengetahuan teoritis.</p>
<p style="text-align:left;"><strong>B.	Tujuan Penulisan</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sebagaimana kegiatan – kegiatan lainya pembuatan secara tertulis merupakan suatu keharusan sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap kegiatan yang telah dilaksanakan.  Begitu juga dengan kegiatan praktek pengalaman lapangan (PPL) ini diwajibkan kepada seluruh peserta PPL membuat laporan secara tertulis untuk mendiskripsikan kegiatan – kegiatan yang telah dilaksanakan selama proses kegiatan PPL berlangsung.  Laporan ini berguna untuk memberikan sejumlah informasi kepada pihak – pihak yang membutuhkan tertuma Sekolah Tinggi Agama Islam Gajah Putih Takengon. Adapun isi dari laporan ini adalah kondisi terakhir dari sekolah (SMK Negeri 1 Takengon) dimana tempat penulis melaksanakan PPL,  dan tujuan dari PPL itu sendiri secara garis besar adalah:<br />
-	Mengembangkan ilmu pengetahuan peserta PPL<br />
-	Melatih kepribadian penulis sebagai calon pendidik<br />
-	Mengarahkan dan mengembangkan potensi peserta didik<br />
-	Sebagai modal awal penulis untuk mempersiapkan diri sebagai tenaga pendidik</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>C.	Metode Penulisan</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sebagaimana laporan – laporan akademis lainya bahwa metode merupakan salah satu unsur yang harus dijelaskan dalam pembuatanya. Begitu juga dengan penulisan laporan PPL ini tentu menggunakan metode penulisan serta  dilakukan secara sistematis guna memproleh data – data yang akurat mengenai kegiatan PPL secara keselurahan.<br />
Dalam pembuatan laporan ini penulis menggunakan metode descriptive, yaitu suatu metode  penulisan yang menjelaskan secara langsung persoalan  yang ditemukan dilapangan. Metode ini juga dapat diolah dengan meggunakan metode kualitatif yaitu seluruh proses pembicaraan dari segenap wawancara yang dilakukan dengan pihak yang terkait (sekolah) diuraikan dalam bentuk kalimat atau penjelasan – penjelesan secara objective menyangkut fasilitas sekolah, jumlah dewan guru, jumlah siswa serta fasilitas lainya yang dapat mendukung proses belajar mengajar.<br />
Untuk memproleh sejumlah informasi dan data penulis menggunakan beberapa instrument pengumpulan data, diantaranya adalah sbb:</p>
<p style="text-align:justify;">1.	Observasi, yaitu pengamatan langsung untuk mendapatkan data tentang       keadaan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri I Takengon</p>
<p style="text-align:justify;">2.	Interview, yaitu wawancara yang dilakukan dengan  Kepala Sekolah, guru pamong serta dewan guru  lainya mengenai keadaan sekolah serta fasilitas yang dimiliki serta fasilitas – fasilitas yang belum dimiliki.</p>
<p style="text-align:justify;">3.	Dokumentasi, yaitu data – data yang telah ada di SMK Negeri I Takengon. Data – data ini dapat diambil dari catatan resmi tata usaha baik mengenai  fasilitas yang ada disekolah tersebut maupun data – data tentang guru dan siswa. Sedangkan data – data yang menyangkut tugas – tugas siswa, guru dan kepala sekolah  dapat diproleh dari bidang kurikulum disekolah tersebut. Dari semua dokumentasi tersebut juga  akan dapat dilihat kegiatan proses belajar yang selama ini dilaksanakan sudah sesuai dengan tujuan dan cita – cita yang di inginkan</p>
<p><a title="Laporan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL)" href="http://www.ziddu.com/download/10545208/LaporanPPL.doc.html" target="_blank">Silakan Download Full Version (secara lengkap) disini</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mahtuah.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mahtuah.wordpress.com/129/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mahtuah.wordpress.com&#038;blog=9981827&#038;post=129&#038;subd=mahtuah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mahtuah.wordpress.com/2010/07/03/laporan-hasil-praktek-pengalaman-lapangan-ppl/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/9569566a154b6dcd20bc660893bab8ab?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mahtuah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kata &#8211; Kata Mutiara</title>
		<link>http://mahtuah.wordpress.com/2010/06/09/kata-kata-mutiara/</link>
		<comments>http://mahtuah.wordpress.com/2010/06/09/kata-kata-mutiara/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Jun 2010 06:09:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mahyudin</dc:creator>
				<category><![CDATA[CORETAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mahtuah.wordpress.com/?p=125</guid>
		<description><![CDATA[KATA &#8211; KATA MUTIARA DARI PARA TOKOH 1.Semua yang dimulai dengan rasa marah, akan berakhir dengan rasa malu. By. Benjamin Franklin 2.Sukses seringkali datang pada mereka yang berani bertindak, dan jarang menghampiri penakut yang tidak berani mengambil konsekuensi. By Jawaharlal Nehru 3.Orang yang bahagia bukanlah orang pada lingkungan tertentu, melainkan orang dengan sikap-sikap tertentu. By [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mahtuah.wordpress.com&#038;blog=9981827&#038;post=125&#038;subd=mahtuah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>KATA &#8211; KATA MUTIARA DARI PARA TOKOH</p>
<p>1.Semua yang dimulai dengan rasa marah, akan berakhir dengan rasa malu. By. Benjamin Franklin<span id="more-125"></span></p>
<p>2.Sukses seringkali datang pada mereka yang berani bertindak, dan jarang menghampiri penakut yang tidak berani mengambil konsekuensi. By Jawaharlal Nehru</p>
<p>3.Orang yang bahagia bukanlah orang pada lingkungan tertentu, melainkan orang dengan sikap-sikap tertentu. By Hugh Downs</p>
<p>4.Perdamaian tidak dapat dijaga dengan kekuatan. Hal itu hanya dapat diraih dengan pengertian. By Einstein</p>
<p>5.Jika kita melayani, maka hidup akan lebih berarti. By John Gardne</p>
<p>6.Kita berdoa kalau kesusahan dan membutuhkan sesuatu, mestinya kita juga berdoa dalam kegembiraan besar dan saat rezeki melimpah. By Kahlil Gibran </p>
<p>7.Contoh yang baik adalah nasehat terbaik. By Fuller</p>
<p>8.Orang yang luar biasa itu sederhana dalam ucapan, tetapi hebat dalam tindakan. By Confusius </p>
<p>9.Tidak ada pelaut ulung yang dilahirkan dari samudera yang tenang, tapi ia akan dilahirkan dari samudera yang penuh terpaan badai, gelombang dan topan By. D Farhan Aulawi</p>
<p>10.Apa yang nampak sebagai suatu kemurahan hati, sering sebenarnya tiada lain dari pada ambisi yang terselubung, yang mengabaikan kepentingan-kepentingan kecil untuk mengejar kepentingan- kepentingan yang lebih besar. By La Roucefoucauld</p>
<p>11.Ancaman nyata sebenarnya bukan pada saat komputer mulai bisa berpikir seperti manusia, tetapi ketika manusia mulai berpikir seperti komputer. By Sydney Harris</p>
<p>12.Musuh yang paling berbahaya di atas dunia ini adalah penakut dan bimbang. Teman yang paling setia, hanyalah keberanian dan keyakinan yang teguh. By Andrew Jackson </p>
<p>13.Hati yang penuh syukur, bukan saja merupakan kebajikan yang terbesar, melainkan merupakan pula induk segala kebajikan yang lain. By Cicero</p>
<p>14.Kita tidak tahu bagaimana hari esok, yang bisa kita lakukan ialah berbuat sebaik baiknya dan berbahagia pada hari ini. By Samuel Taylor Coleridge</p>
<p>15. Kesalahan terbesar yang bisa dibuat oleh manusia di dalam kehidupannya adalah terus-menerus mempunyai rasa takut bahwa mereka akan membuat kesalahan. By Elbert Hubbard </p>
<p>16.Semua orang tidak perlu menjadi malu karena pernah berbuat kesalahan, selama ia menjadi lebih bijaksana daripada sebelumnya. By Alexander Pope</p>
<p>17.Kebanggaan kita yang terbesar adalah bukan tidak pernah gagal, tetapi bangkit<br />
kembali setiap kali kita jatuh. By Confusius</p>
<p>18.Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun. By Bung Karno</p>
<p>19.Kebanyakan dari kita tidak mensyukuri apa yang sudah kita miliki, tetapi kita selalu menyesali apa yang belum kita capai. By Schopenhauer</p>
<p>20.Kita semua hidup dalam ketegangan, dari waktu ke waktu, serta dari hari ke hari; dengan kata lain, kita adalah pahlawan dari cerita kita sendiri. By Mary McCarthy</p>
<p>21.Orang yang berhasil akan mengambil manfaat dari kesalahan-kesalahan yang ia lakukan, dan akan mencoba kembali untuk melakukan dalam suatu cara yang berbeda. By Dale Carnegie</p>
<p>22.Orang-orang yang sukses telah belajar membuat diri mereka melakukan hal yang harus dikerjakan ketika hal itu memang harus dikerjakan, entah mereka menyukainya atau tidak. By Aldus Huxley</p>
<p>23.</p>
<blockquote><p>Kebanyakan dari kita tidak mensyukuri apa yang sudah kita miliki, tetapi kita selalu menyesali apa yang belum kita capai. By Schopenhaue</p></blockquote>
</blockquote>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mahtuah.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mahtuah.wordpress.com/125/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mahtuah.wordpress.com&#038;blog=9981827&#038;post=125&#038;subd=mahtuah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mahtuah.wordpress.com/2010/06/09/kata-kata-mutiara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/9569566a154b6dcd20bc660893bab8ab?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mahtuah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Apa Itu Pendidikan</title>
		<link>http://mahtuah.wordpress.com/2010/06/02/apa-itu-pendidikan/</link>
		<comments>http://mahtuah.wordpress.com/2010/06/02/apa-itu-pendidikan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jun 2010 18:43:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mahyudin</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://mahtuah.wordpress.com/?p=123</guid>
		<description><![CDATA[Di era globalisasi sekarang ini,pendidikan merupakan sesuatu yang sangat penting bahkan telah menjadi kebutuhan pokok dalam hidup dan kehidupan manusia karena pendidikan merupakan dasar dalammerekaya generasi penerus suatu daerah, bangsa dan Negara guna menjawabtantangan global. Menyikapi masalah tersebut para pakar – pakar pendidikan mengkritisipendidikan dengan cara mengungkapkan konsep – konsep dan teori tentangpendidikan yang kesemuanya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mahtuah.wordpress.com&#038;blog=9981827&#038;post=123&#038;subd=mahtuah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Di era globalisasi sekarang ini,pendidikan merupakan sesuatu yang sangat penting bahkan telah menjadi kebutuhan pokok dalam hidup<span id="more-123"></span> dan kehidupan manusia karena pendidikan merupakan dasar dalammerekaya generasi penerus suatu daerah, bangsa dan Negara guna menjawabtantangan global. Menyikapi masalah tersebut para        pakar – pakar pendidikan mengkritisipendidikan dengan cara mengungkapkan konsep – konsep dan teori tentangpendidikan yang kesemuanya bermuara pada pencapaian tujuan pendidikan yangsesungguhnya.<br />
Menurut bahasa yunani “pendidikanberasal dari kata “pedagogi” yang berarti  “ilmu dan seni mengajar anak”.</p>
<p>Menurut UU No.20 tahun 2003tentang sistem Pendidikan Nasional, Pendidikan adalah usaha sadar dan terencanauntuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didiksecara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritualkeagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, sertaketerampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.<br />
Menurut Ki Hajar Dewantara<br />
Pendidikan adalah segala dayaupaya untuk memajukan budi pekerti, pikiran serta jasmani anak, agar dapatmemajukan kesempurnaan hidup yaitu hidup dan menghidupkan anak yang selarasdengan alam dan masyarakatnya. </p>
<p>Menurut John Dewey<br />
Pendidikan adalah suatu prosespembaharuan makna pengalaman, hal ini mungkin akan terjadi di dalam pergaulanbiasa atau pergaulan orang dewasa dengan orang muda, mungkin pula terjadi secarasengaja dan dilembagakan untuk menghasilkan kesinambungan social. Proses inimelibatkan pengawasan dan perkembangan dari orang yang belum dewasa dankelompok di mana dia hidup. </p>
<p>Menurut Sir Godfrey Thomson<br />
Pendidikan adalah pengaruhlingkungan atas individu untuk menghasilkan perubahan-perubahan yang permanentdi dalam kebiasaan-kebiasaan tingkah lakun, pikiran, dam sifatnya.</p>
<p>Berdasarkan pendapat para pakar –pakar pendidikan diatas jelas bahwa pendidikan merupakan sebuah prosespendewasan bagi setiap manusia agar lebih berguna serta bertanggungjawab atasdirinya sendiri dan orang lain serta sebagai suatu alat untuk menyiapkan paragenerasi dalam mengahadapi tantangan global secara seha</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mahtuah.wordpress.com/123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mahtuah.wordpress.com/123/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mahtuah.wordpress.com&#038;blog=9981827&#038;post=123&#038;subd=mahtuah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mahtuah.wordpress.com/2010/06/02/apa-itu-pendidikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/9569566a154b6dcd20bc660893bab8ab?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mahtuah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kata Orang</title>
		<link>http://mahtuah.wordpress.com/2009/10/18/kata-orang/</link>
		<comments>http://mahtuah.wordpress.com/2009/10/18/kata-orang/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Oct 2009 12:55:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mahyudin</dc:creator>
				<category><![CDATA[CORETAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mahtuah.wordpress.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[Banyak asumsi tentang apa itu modern? Ada yang bilang hidup serba canggih, entah apanya yang canggih saya juga tidak tau, pakek remot kontrol kali yeeeee!!!! Yang menjadi ukurun atau barometernya juga gak jelas!, tapi aku benar – benar ingin belajar jadi orang modern. Berpakaian necis, rapi atau kayak gaya artis – artis githu!!!, itu kah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mahtuah.wordpress.com&#038;blog=9981827&#038;post=21&#038;subd=mahtuah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak asumsi tentang apa itu modern? Ada yang bilang hidup serba canggih, entah apanya yang canggih saya juga tidak tau, pakek remot kontrol kali yeeeee!!!!<span id="more-21"></span><br />
Yang menjadi ukurun atau barometernya juga gak jelas!, tapi aku benar – benar ingin belajar jadi orang modern.<br />
Berpakaian necis, rapi atau kayak gaya artis – artis githu!!!, itu kah yang disebut modern atau ada lain barang kali</p>
<p>Kata orang ( kata orang lagi nie he he he) modern adalah sesuatu yang tidak kuno, baik dari segi kehidupan, gaya hidup, cara mencari nafkah ataupun alat – alat yang dipakai untuk segala sesuatunya yang berguna bagi kehidupan manusia.  Yang menjadi pertnyaan hari adalah apakah generasi – generasi yang lahir di abad milenium III ini sudah layak menyandang gelar orang modern atau masih bersetatus kuno?<br />
Layak sama gak layaknya itu urusan terakhir yang penting modern aja dulu ahh! Ya gak!!!!!!!</p>
<p>Menurut kata orang (kata orang lagi nie!!!!) modern adalah sama statusnya dengan yang lain artinya ada yang dibebankan kepadanya atau dengan istilah lain jika sesuatu yang dibebankan kepada sesuatu yang lain maka sudah barang tentu ada kriteria atau syarat ( bukan syarat masuk PNS ya)  begitu juga dengan istilah modern.<br />
Untuk  menjadi orang modern ada beberapa hal yang menjadi milik si empunya  atau akan menjadi milik si pelakunya ( bukan pelaku pencurian ya)</p>
<p>Pertama, orang modern adalah orang – orang yang menjadi pemburu dan penguasa informasi, informasi adalah sesuatu yang sangat penting dalam hidupnya apa pun jenisnya pasti akan ia buru, (bukan tim pemburu hantu ya!!!)</p>
<p>Kedua, salah satu hal penting dari ciri orang modern adalah ia tidak pernah memakai waktu Indonesia barat (gak nyindir ya he he he he) tapi selalu memakai waktu Indonesia TNI, maksudnya kalau janjian jam 7, ya gak datang jam 8 alias gak pakek molor waktu ( orang bilang on time!!!, sok Inggris lhooooo!!)</p>
<p>Ketiga, kebiasaan lain yang dimiliki orang modern adalah mampu menggunakan tekhnologi  dengan baik dan benar, misalnya gak pakek miscall – miscall hp orang, katanya begitu bukan kata saya ya, orang yang suka miscall2 hp orang berarti orang yang belum mengerti fungsi HP dengan baik dan benar. (kalau ada yang tersinggung jangan salahin saya  ya!! soalnya ini juga kata orang). Contoh lain misalnya karena udah tau yang namanya Rice Cocker itu tempat masak, so pasti deh tempatnya di dapur bukan di ruang tamu. Terus kebiasaan sehari – harinya kalau orang modern itu pasti gak bakal buang sampah sembarangan karena dia paham betul kebersihan itu adalah sebagian dari iman. Nah yang ini bukan kata orang tapi hadist (Ahh sok ulama ja lho!!)</p>
<p>Keempat, ciri yang sangat penting dalam hidup dan kehidupan orang modern pasti punya pengetahuan tinggi menurut bidangnya masing – masing dan dimanfaatkanya untuk hal – hal yang positif  nggak untuk nipu orang atau jadi koruptor</p>
<p>Wah hebat ya jadi orang modern disiplin banget, jadi kepengen tapi gak tau gimana mulainya ya, terus apalagi ya ciri – ciri lain dari orang modern.<br />
Aduh nggak  ingat lagi ni!! Padahal masih banyak ciri – ciri lain yang di bilang orang itu!, tapi saya udah gak ingat lagi. Udah dulu ya!! Soalnya yang lain saya udah lupa</p>
<p>Sampai ketemu lagi!! Daaaaa daaaaaaaaaaaaaaa!!!!! (dada apa dada ayam kaliiiii yeee!!)<!--more--></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mahtuah.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mahtuah.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mahtuah.wordpress.com&#038;blog=9981827&#038;post=21&#038;subd=mahtuah&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mahtuah.wordpress.com/2009/10/18/kata-orang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/9569566a154b6dcd20bc660893bab8ab?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mahtuah</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
